Pembelajaran berbasis game digital

Kali ini pakar yang mengunjungi UT
adalah Professor David Kaufmandari Faculty of Education 5FU. Pada kesempatan pertama, David
menyampaikan materi tentang
Game Based Learning dan Engaging
in interactive Tutorial dalam acara
seminar sehari. Seminar tersebut
diikuti dengan penuh antusias oleh
para dosen dari berbagai fakultas di UT.
Materi yang disampaikan oleh David
ini sangat menarik karena merupakan
inovasi atau terobosan baru dalam
pembelajaran. Misalnya, bagaimana
menyelenggarakan pembelajaran
berbasis game digital. Pembelajaran
ini bertujuan agar peserta didik,
mahasiswa tidak cepat merasa jenuh,
sehingga strategi pembelajarannya
dibuat Lebih aktif dan interaktif.

Meningkatkan kemampuan dosen UT

Untuk meningkatkan
kemampuan dosen UT
dalam pelaksanaan
pembelajaran di bidang
pendidikan tinggi jarak

jauh (PTJJ) khususnya e-learning,
maka UT kembali mengundang
pakar dari Simon Fraser University
(SFU) Vancouver, Kanada pada akhir
Februari hingga awaI Maret lalu.salah
satu universitas ternama di Kanada
ini sudah lama menjalin kerjasama
dengan UT. Diantaranya, dalam bentuk
studi doktoraI di SFU bagi beberapa
dosen UT.

wujud kepedulian terhadap sampah

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) se-jabodetabeka mengadakan aksilingkungan di Bundaran Hotet lndonesia  Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Hari Air Sedunia. Pada event
ini, mahasiswa long march sambil melakukan aktivitas bersih sampah dari Taman lsmail Marzuki (TlM), Tugu Tani, Monas menuju Bundaran Hl.

Sampah di sepanlang latan dimasukkan ke daLam tiga jenis kantong plastiK, yaitu warna hiiau
untuk sampah organik, kuning untuk sampah non organik, dan merah untuk sampah 83. Sampah yang
sudah terkumpuL dibawa oleh sepeda.
“lni merupakan saLah satu wujud kepeduLian kami terhadap Lingkunganl’

rule of third komposisi

Kadang melihat obyek ke bawah seperti memotret bunga juga dapat menjadi komposisi yang indah. Jangan lupa tentang aturan khas komposisi yang baik, yakni menggunakan rule of third, garis terdepan, dan sebagainya dapat membuat adegan tampak Lebih seimbang dan menarik.

Komposisi

Komposisi jelas menjadi haL
penting ketika Anda menangkap
petangi. Jika bisa melihat pelangi
secara penuh, lihat apakah Anda
dapat dengan cepat menemukan
subyek yang menarik yang dapat

Anda tempatkan di tengah pelangi.
Sebuah pohon tunggat, sebuah
bangunan kecil atau puncak indal
gunung semua bisa menjadi
kandidat yang sangat baik untuk
komposisi datam kamera.

Gunakan Tripod untuk memfoto pelangi

Pelangi sering terjadi dalam situasi cahaya yang rendah, sehingga mengharuskan Anda
untuk menggunakan aperture keciI untuk mendapatkan kedataman maksimum pada gambar ketika bekerja dengan subyek/obyek foreground. Dengan demikian, tripod akan menjadi alat penting
yang secara efektif menangkap pelangi, dengan jumlah gangguan minim.

Lensa wide angle

merupakan pilihan terbaik untuk dapat
menangkap seluruh pelangi. Lensa 16-35mm merupakan sebuahpiLihan terbaik. Anda tidak perlu
repot membawa lensa tele, kecuali jika Anda ingin berkonsentrasi dan hanya memotret pada bagian dari pelangi.

Memfoto Pelangi

Beberapa pelangi dimuai dari
warna yang sangat samar dan bisa
berubah meniadi sebuah pelangi
yang sempurna dan indah dalam
hitungan menit. Jadi, pastikan Anda
telah mempersiapkan kamera dan
bersiap untuk menangkap peLangi
tersebut ke dalam kamera.

Temukan Pelangi

Setelah menemukan pelangi,
bahkan meskipun dengan warna
yang samar, itu adalah waktu yang
tepat untuk menunggu dan bersiap
menangkapnya.